PERKUAT ORGANISASI RAKYAT : JALAN SATU – SATUNYA MENUJU KEMENANGAN

Perjalanan Paguyuban Petani Aryo Blitar dalam tahun 2014 ini penuh dengan dinamika. Ada anggota (Organisasi Tani Lokal) yang mengalami pasang surut perjuangan, sebagian OTL mengalami kenaikan eksklarasi sebagian mengalami penurunan.

Dalam kongre ke IV PPAB pada Oktober 2014 kali ini ditetapkan 3 anggota baru yakni OTL Karangnongko, OTL Kruwuk dan OTL Candisewu dan 1 OTL mencalonkan diri menjadi anggota. Sehingga anggota PPAB menjadi 14 OTL. Ini menandakan bahwa PPAB semakin mendapatkan tempat di kalangan petani perjuangan di Blitar. Namun dari 14 OTL tersebut hanya 1 OTL yang berasal dari petani perjuangan yang berhadap – hadapan langsung dengan pihak Perhutani.

Kenaikan eksklarasi terjadi di Kruwuk yang dibuktikan dengan semakin luasnya lahan Reklaiming OTL Kruwuk. Di Karangnongko, OTL Sri Manunggal telah berani melakukan pemetaan rincik. Di Kulonbambang, semangat perjuangan Credit Union yang semakin membesar. Sementara di Banaran – Tlogorame terus melakukan konsolidasi dan menemukan celah hukum untuk perjuangan. Sedangkan penurunan terjadi di beberapa wilayah di Blitar selatan.

Kenaikan eksklarasi OTL diakibatkan oleh semakin terangnya proses penyelesaian sengketa disatu sisi, dan kekompakan OTL disisi lain. Kenaikan juga disebabkan karena seringnya OTL melakukan pertemuan dengan pengurus PPAB maupun Sitas Desa.

Namun kondisi aktivis pro Reforma Agraria yang semakin sedikit merupakan permasalahan tersendiri bagi gerakan petani di Blitar. Sehingga dibutuhkan kaderisasi yang secara langsung turun kebawah dengan melibatkan energi gerakan mahasiswa baik secara organisasi maupun individu. Sehingga dinamisasi gerakan di tubuh petani akan semakin menguat.

Dibutuhkan juga pencetakan kader dari dalam OTL dengan pelibatan pemuda tani dan melakukan studi antar OTL guna menguatkan gerakan. Karena selama ini kekuatan OTL lah yang paling menentukan tingkat keberhasilan dari gerakan tani perjuangan. Sikap pemerintah baik eksekutif maupun legislatif tergantung dari kekuatan OTL. Semakin kuat OTL akan semakin ditanggapi oleh pemerintah dan semakin didukung, dan sebaliknya.

Penguatan Organisasi Petani inilah yang harus dilakukan secara terus – menerus sambil mencetak kader untuk menciptakan lapis kedua dari gerakan petani. Lapis kedua akan berguna saat berjuang maupun tanah telah menjadi hak milik. Saat berjuang maka akan semakin banyak kader semakin baik. Semakin militan, semakin kreatif salam perjuangan, semakin panjang nafas perjuangan. Bagi OTL yang sudah memperoleh hak atas tanah, Pemuda akan menjadi penggerak Acces Reform.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Keadilan Sumber Daya Alam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s