PAGUYUBAN PETANI ARYO BLITAR: 11 TAHUN MENGAWAL REFORMA AGRARIA MENUJU KONGRES KE IV

Tahun 2003 tanggal 10 Oktober bertempat di Gambaranyar. Sejatrah perjuangan Petani pro Reforma Agraria di Blitar membuka lembaran baru dengan adanya fusi 2 organisasi yakni Aliansi Petani Mahasiswa Blitar (AMPHIBI) dan Serikat Petani Aryo Blitar (SPAB) menjadi Paguyuban Petani Aryo BLitar (PPAB).

PPAB didalam perjalanannya selama 11 tahun ini telah mampu membuktikan dirinya sebagai organisasi Petani yang secara konsisten dan terus – menerus memperjuangkan reforma agrarian sejati. Dimulai dengan perjuangan untuk merebut Hak Atas Tanah hingga perjungan untuk sejahtera secara bersama – sama.

Perjuangan untuk merebut ha katas tanah didasari oleh Kondisi Agraria di Blitar yang sangat timpang. Dalam laporan PPAB tahun 2012, sebagian besar tanah di Kabupaten Blitar dikuasasi oleh Perkebunan (18%) dan Perhutani (21%). Sementara tanah – tanah di kawasan pedesaan sudah banyak yang jatuh ke tangan tuan – tuan tanah yang ada di Kota.  Secara umum masyarakat hanya menguasai 35% dari Total tanah di Kabupaten Blitar dengan rata – rata kepemilikan 25 are.

PPAB menyakini bahwa ketidakadilan social terutama di bidang pertanahan merupakan sebab utama terjadinya sengketa pertanahan di Kabupaten Blitar. Untuk itu, harus ada jalan penyelesaian sengketa tersebut dengan cara non litigasi antara kelompok masyarakat dengan pihak lain (perkebunan dan perhutani).

Dalam periode 2011 – 2014 ini, PPAB berhasil menyelesaikan sengketa pertanahan di wilayah Kulonbambang yang diredistribusikan kepada masyarakat pada tahun 2012. Selain berusaha untuk menyelesaikan sengketa pertanahan PPAB juga mendorong semua pihak untuk melakukan acces reform, sehingga tujuan reforma agrarian sejati dapat dipenuhi, sekaligus mencegah rekonsentrasi kepemilikan atas tanah.

Ditahun ke 11 ini, tercatat anggota Paguyuban Petani Aryo Blitar ada 14 Organisasi Tani Lokal yang tergabung. 8 diantaranya berada di kawasan Blitar bagian utara sedangkan sisanya berada di kawasan Blitar Selatan. Dimana ke 14 OTL pada tanggal 11 Oktober 2014 ini akan bertemu di dusun Sukomulyo, untuk menggelar KOngre IV PPAB.

Kongres ini sangat istimewa karena diadakan ditengah transisi politik nasional. Tentunya pergantian rezim penguasa akan menjadi momentum perubahan kebijakan dalam bidang agrarian. Secara internal Kongres menjadi Istimewa karena dipastikan akan terjadi pergantian Ketua Umum mengingat Ketua Umum lama Bapak Slamet Katiran dari Gambaranyar sudah menjabat ketua selama 2 periode. Dua hal diatas tentunya akan menjadi hal paling menarik didalam Kongres PPAB ke IV kali ini.

Besar harapan anggota PPAB akan mendapatkan perubahan dari kebijakan – kebijakan dan sikap politik PPAB dalam KOngres kali ini. Semoga Kongres IV PPAB dapat berjalan dengan sukses dan PPAB mampu menjadi organisasi petani petani

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Keadilan Sumber Daya Alam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s