PT HOLCIM VS PETANI GONDANGTAPEN: TIDAK PATAH HANYA MELENGKUH

Kawasan eks perkebunan Gondangtapen pada tahun 2013 ditunjuk sebagai kawasan Hutan oleh Kementrian Kehutanan dengan surat No. 367/2013. Kemudian digugat oleh Paguyuban Petani Penggarap Eks Perkebunan Gondangtapen (P4GT) dengan menunjuk PIL-NET sebagai pengacaranya.

Setelah menjalankan sidang selama kurang lebih 6 bulan lamanya, diputuskan bahwa Subjek penggugat tidak mempunyai bukti – bukti yang menyatakan bahwa penggugat memiliki alas ha katas lahan objek gugatan. Karena penggugat bukanlah pihak yang mengalami kerugian secara langsung atas terbitnya KTUN Objek sengketa.

Keputusan ini sangat mengejutkan karena proses diterima atau tidaknya penggugat seharusnya diputuskan di tingkat pemeriksaan pendahuluan informasi, bukan di persidangan.

Bagi P4GT keputusan tersebut dimaknai sebagai:

  1. Sikap hakim yang mendua atas kasus ini dengan kasus PT. Tratak vs Warga Bratang
  2. Masyarakat menjadi tahu adanya kebobrokan dalam system hukum di Indonesia

Sehingga saat ini masyarakat mengambil sikap:

  1. Melakukan banding atas putusan tersebut
  2. Di lapangan masyarakat sudah menyiapkan bambu runcing untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan dilakukan oleh Pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.

Bagi masyarakat, Keputusan tersebut bukan akhir dari perjuangan petani, petani tidak kalah. Ibarat Rotan tidak patah hanya Melengkuh. Hal ini dibuktikan setelah keputusan tersebut anggota P4GT sekarang semakin giat melakukan konsolidasi dan berbagai kegiatan kreatif lainnya. Dalam pertemuan organisasi P4GT juga semakin banyak yang hadir.

 

Iklan
Gambar | Pos ini dipublikasikan di Keadilan Sumber Daya Alam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s